oleh

Masyarakat Swadaya Hidupkan Tower di Kepulauan

SUMENEP, GemparData.com – Masyarakat sumbang solar untuk menghidupkan tower XL di Desa Pajannaggar Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Kamis (04/02/2021).

Persoalan di daerah kepulauan Sumenep seolah tiada habisnya. Sudah sepekan terakhir, masyarakat Desa Pajannaggar atau yang dikenal Cellong, Kecakatan Arjasa tidak bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler.

https://gempardata.com/

Sumber tenaga tower yang berada di kepulauan memang masih banyak yang menggunakan diesel, sehingga sangat bergantung kepada pasokan bahan bakar minyak (bbm). Termasuk tower kepunyaan XL yang berada di Desa Pajannaggar Arjasa.

Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menceritakan bagaimana nasib warga Kepulauan, khususnya di Desa Pajananggar tersebut begitu susahnya. “Kasihan mas masyarakat di Pajannaggar (Cellong) ini, sudah hampir seminggu tidak bisa memakai handphonenya” katanya.

Dia juga menjelaskan, selama tower mati, kalau ada masyarakat yang membutuhkan komunikasi seluler untuk hal yang penting, terpaksa beli bbm sendiri mas.

“Pada akhir bulan Januari 2021 kemarin BMT Pajananggar yang harus mengirim laporan akhir bulan via online. Sempat membelikan bbm sejumlah 25 liter, dan tower pun bisa hidup kurang lebih 10 jam” tuturnya.

“Hari ini pun tadi ada warga yang membelikan bbm 20 liter, jadi Alhamdulillah bisa hidup lagi towernya, tapi mungkin sebentar lagi mati mas” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan penjaga tower, “Untuk 50 liter bbm bisa menghidupkan tower selama 20 jam, tidak sampai sehari semalam mas. Biasanya juga hidup terus kok mas, cuma saat ini belum ada kapal karena cuaca buruk, sehingga pasokan bbm terhambat”.

Dari hasil pantauan gempardata.com, sejak Selasa lalu, pihak Syahbandar Kalianget sudah memberikan ijin kapal DBS III untuk kembali melayani rute, Kalianget – Kangean – Sapeken PP, juga beberapa perahu perseorangan.

Tetapi hingga berita ini dinaikkan, pasokan bbm dari pengelola tower belum juga terdistribusikan. Dan pihak pengelola yang coba kami hubungi via telepon, juga belum memberikan jawaban.

Penulis: mas_al | Editir: wahyu

https://gempardata.com/

Komentar

Berita Terbaru