Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Gelontorkan anggaran Rp. 1.9 Milliar

- Editorial Team

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep- gempardata.com/,- Program pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) pada tahun 2026 sebagai upaya untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) <span;>Pemerintah Kabupaten Sumenep <span;>mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar  berdasarkan data Sirup Inaproc, pengadaan alsintan tersebut terbagi dalam dua paket pekerjaan, masing-masing senilai Rp525 juta dan Rp1,452 miliar.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan dilakukan melalui sistem e-katalog sesuai ketentuan yang berlaku guna menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

“Anggaran sebesar Rp1,9 miliar ini digunakan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian yang nantinya akan dihibahkan kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Sumenep,” ujar Chainur Rasyid, Kamis (16/07/2026).

Lebih lanjut, bantuan alsintan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani, mengurangi biaya operasional, serta mempercepat proses pengolahan lahan pertanian di berbagai wilayah Sumenep, tuturnya.

Baca Juga:  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

" Program hibah alsintan tersebut merupakan hasil usulan masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian daerah, tegasnya

<span;>“Saat ini prosesnya sudah memasuki tahap lelang. Kami menargetkan bantuan ini dapat disalurkan kepada kelompok tani penerima pada Agustus 2026,” jelasnya.

Baca Juga:  KANTOR KECAMATAN PADALARANG, TERHIMPIT DUA KDMP , INI PERENCANAAN ATAU PERMAINAN?

DKPP memastikan seluruh tahapan pengadaan dilakukan secara terbuka melalui sistem elektronik. Setelah proses selesai, alsintan akan disalurkan kepada kelompok tani yang telah memenuhi persyaratan dan lolos verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Berharap, melalui program ini, <span;>sektor pertanian di kabupaten <span;>Sumenep semakin maju, efisien, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Ridwan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: gempardata.com

Follow WhatsApp Channel gempardata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Police Go To School, Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Begini Pesannya
Dari 4 September 2026, Endi Normansyah Diberhentikan sebagai Ketua DPD PWRI Babel, DPP Larang Penggunaan Atribut PWRI
Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar
Tanggap Darurat : Polresta Sumenep Dirikan Tiga Posko Terpadu Terkait Hilang Kontak KM Virgo Transport 8
Meizhou–Indonesia, AHKP Law Firm Perkuat Pendampingan Strategis
Siapa Sebenarnya Tuan Rumah KDMP? TNI, Agrinas, atau Kemenkop? Transparansi Anggaran Rp1,6 Miliar Dipertanyakan
PWRI JATIM DAN KAPOLRESTA SUMENEP BANGUN HUBUNGAN LEBIH KONSTRUKTIF
Dadang Dedy Iskandar, SH, MH, Resmi Dilantik Sebagai Kadis PerKimHub Sumenep
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:29 WIB

Police Go To School, Kapolresta Sumenep Pimpin Upacara Serentak di Sekolah, Begini Pesannya

Senin, 14 September 2026 - 09:59 WIB

Dari 4 September 2026, Endi Normansyah Diberhentikan sebagai Ketua DPD PWRI Babel, DPP Larang Penggunaan Atribut PWRI

Minggu, 13 September 2026 - 20:14 WIB

Surat Kades di Atas SHGB Bukan Fakta Hukum: Ancaman Pidana dan Batal Demi Hukum Bagi “Oper Alih Garapan” Liar

Minggu, 13 September 2026 - 14:34 WIB

Meizhou–Indonesia, AHKP Law Firm Perkuat Pendampingan Strategis

Kamis, 10 September 2026 - 22:15 WIB

Siapa Sebenarnya Tuan Rumah KDMP? TNI, Agrinas, atau Kemenkop? Transparansi Anggaran Rp1,6 Miliar Dipertanyakan

Berita Terbaru