Sehari Menjelang Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dapat Dua Kado Istimewa

- Editorial Team

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?

Sumenep-GemparData.com,- Sehari menjelang prosesi Arya Wiraraja masyarakat Sumenep Bupati Sumenep di hadiahi dua kado istimewa atas tertangkapnya 2 kepala desa aktif dengan dugaan peredaran sabu.

Ini sebuahTragedi yang Memilukan dan Memalukan. Naas dan naas. Tragedi Ini adalah tamparan telak terhadap Bupati sumenep Ahmad Fauzi Wongsojudo. Dimana dengan tertangkapnya Dua (2) Oknum Kepala Desa Aktif disumenep oleh tim Satresnarkoba Polresta, ini mengakibatkan bupati sumenep kehilangan marwahnya.

Tersiar di media sosial, Kasus ini menjadi trending topic dan menjadi Perbincangan lirih masyarakat sumenep mengecam atas prilaku 2 oknum kepala desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ini preseden buruk, sebagaimana viralnya 2 oknum kades tersebut yang seakan akan kabupaten sumenep adalah gembong atau sarang pengedar dan bandar kristal putih alias sabu.

Lalu, bagaimana sikap bupati sumenep melihat ulah 2 oknum kades aktif itu? Ataukah mungkin tetap dengan jabatannya atau sebaliknya?

Baca Juga:  SDN Pangarangan V Hiasi Bumi Perkemahan LT II Pramuka Kota Sumenep

Pepatah mengatakan ” Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari” mungkinkah seperti itu didesa tersebut?

Nestapanya, penangkapan 2 oknum Kades aktif hanya hitungan jam di 2 tempat pada malam yang sama. Dua diantaranya sedang melakukan transaksi dugaan peredaran barang haram (Narkotika) berupa sabu, senin (19/10/2026).

Berdasarkan informasi masyarakat, gerak cepat tim Satresnarkoba Polresta Sumenep langsung menyasar pada titik transaksi.

Dari hasil penelusuran petugas menangkap saudara Ahmad Muzakki (43) kepala desa Bringsang Kec. Gili Genting dan Imam Samsul Arifin (31) kepala Desa Campor Barat kec. Ambunten.

 

Kronologis :

Tepat pukul 19.20 Suadara Ahmad Muzaki (43) ditangkap didepan teras warga desa Pamolokan Kec. Kota Sumenep dan Saudara Imam Samsul Arifin (31) di tangkap di area parkir RSI GARAM KALIANGET tepat pukul 20.00 WIB, pada Jum’at malam (16/10/2026).

Baca Juga:  Polresta Sumenep Dorong Generasi Muda Melek Teknologi melalui Sosialisasi Edukasi Paham AI 

Dalam pengembangan tersebut, petugas turut mengamankan satu unit telepon seluler iPhone 15 berwarna hitam yang berada dalam penguasaan Imam Samsul Arifin. Sementara itu, dari Ahmad Muzaki, petugas menyita dua paket yang diduga berisi sabu, sobekan tisu putih, serta satu unit telepon seluler merek Vivo berwarna putih.

Dari hasil penangkapan tersebut , petugas menemukan dua kantong plastik klip kecil berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu, dengan berat netto masing-masing sekitar 0,95 gram dan 0,80 gram, sehingga total beratnya sekitar 1,75 gram. Barang tersebut ditemukan di tumpukan sampah di samping kiri AM dan dibungkus menggunakan sobekan tisu berwarna putih serta satu unit telepon seluler merek Vivo berwarna putih.

Baca Juga:  KAPOLRESTA SUMENEP PIMPIN  SERTIJAB PEJABAT UTAMA DAN KAPOLSEK " JAGA INTEGRITAS, PROFESIONALISME DAN DEDIKASI "

Dalam penanganan perkara ini, penyidik menerapkan ketentuan hukum terkait narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau ketentuan pidana lainnya yang relevan, sesuai hasil penyidikan.

Kasus ini memicu keresahan mendalam di kalangan warga Desa Bringsang dan Desa Campor Barat. Karena mereka merasa tak nyaman dipimpin oleh seseorang yang diduga pengguna narkoba. (Humasresta sumenep)

 

Dampak Negatif :

Peredaran narkoba dapat berdampak buruk pada lingkungan sosial dan mempengaruhi anak-anak serta anggota keluarga lainnya.

“Kami sangat resah dengan Kades yang diduga pengguna atau bandar narkoba. Kami takut anak-anak, sanak saudara, bahkan tetangga bisa terpengaruh narkoba,” ungkap seorang warga.(DM)

Facebook Comments Box

Penulis : Ridwan

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Humasresta sumenep

Follow WhatsApp Channel gempardata.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PA GMNI Perkuat Wacana Kebangsaan, Pramono Anung Dijadwalkan Berorasi Hari Ini
Soekarwo: Indonesia Emas 2045 Butuh Kepemimpinan Berintegritas dan Supremasi Hukum
Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah
Istiqomah, LSM GMBI Distrik Gresik Gelar Santunan Rutin Yatim dan Dhuafa
Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta Dalam Penanganan Perkara Narkotika, Polresta Sumenep Sikapi Pengaduan Dengan Serius
Kapolresta Sumenep Gelar “Ngopi Bareng Masyarakat”, Perkuat Silaturahmi dan Komunikasi Polisi Bersama Masyarakat
YUK, MERIAHKAN FESTIVAL TONG-TONG SE-MADURA DI PROSESI ARYA WIRARAJA
Maruli Dilantik, PKN Lima Tahun: Pesan Kebangkitan dari Soegiarto Ketua PIMNAS GKN

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Sehari Menjelang Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dapat Dua Kado Istimewa

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:28 WIB

PA GMNI Perkuat Wacana Kebangsaan, Pramono Anung Dijadwalkan Berorasi Hari Ini

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Soekarwo: Indonesia Emas 2045 Butuh Kepemimpinan Berintegritas dan Supremasi Hukum

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Istiqomah, LSM GMBI Distrik Gresik Gelar Santunan Rutin Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru

Advetorial

Beasiswa OAP Terlambat, Mahasiswa Terancam Molor Kuliah

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:22 WIB