CIANJUR — GemparData.com,- Lima tahun perjalanan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menjadi momentum untuk mengonsolidasikan kekuatan menghadapi Pemilu 2029. Ketua Umum PKN Gede Pasek Suardika menegaskan, partainya harus kembali berpartisipasi dalam kontestasi politik nasional dengan persiapan yang lebih matang, struktur yang solid, dan optimisme menghadapi tantangan verifikasi.
Pesan itu disampaikan Gede Pasek dalam sambutan peringatan HUT ke-5 PKN di kawasan situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Di tengah refleksi perjalanan partai, ia mengingatkan bahwa usia lima tahun masih tergolong muda bagi sebuah organisasi politik. Namun, tantangan menuju Pemilu 2029 menuntut kerja yang serius sejak sekarang.
“Persiapan kita sekarang lebih panjang. Dulu saja, dengan persiapan mendadak, kita bisa ikut pemilu. Saya kira hari ini kita harus mempersiapkan diri lebih baik,” ujar Gede Pasek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baginya, target menuju 2029 bukan sekadar soal keinginan kembali mengikuti pemilu. PKN harus membangun kesiapan organisasi untuk menghadapi persyaratan kepesertaan dan proses verifikasi yang akan menjadi salah satu ujian penting perjalanan partai.
Verifikasi Pemilu Jadi Ujian Nyata PKN
Gede Pasek secara terbuka mengakui bahwa perjalanan PKN tidak selalu berjalan mulus. Sejak pembentukan partai, pengurusan badan hukum, hingga mengikuti pemilu, berbagai dinamika telah menguji ketahanan organisasi dan semangat para kader.
Kini, tantangan berikutnya adalah mempersiapkan diri menghadapi tahapan menuju Pemilu 2029, termasuk kemungkinan perubahan persyaratan yang harus dipenuhi.
“Persyaratan kita belum tahu diubah atau tidak. Itulah tantangan kita nanti ketika memasuki fase verifikasi,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa optimisme politik harus disertai kesiapan administratif dan konsolidasi nyata. Soliditas pengurus, penguatan struktur daerah, serta koordinasi organisasi akan menjadi pekerjaan penting bagi PKN dalam menghadapi agenda elektoral mendatang.
Gede Pasek pun meminta seluruh jajaran partai menjaga keyakinan terhadap target yang ingin dicapai.
“Kita semua harus berpikir positif, berpikir tenang, dan berpikir berhasil. Berhasil, berhasil, dan berhasil,” tegasnya.
Pesan itu menjadi penekanan utama dalam sambutannya: menjaga optimisme sekaligus menyiapkan organisasi agar mampu menghadapi tantangan yang ada.
Gunung Padang dan Identitas Kebangkitan Nusantara
Pemilihan situs Gunung Padang sebagai lokasi peringatan HUT ke-5 juga memiliki makna tersendiri bagi PKN. Gede Pasek menyebut kawasan tersebut sebagai ruang refleksi untuk menggali warisan peradaban Nusantara dan menjadikannya inspirasi dalam membangun Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kearifan Nusantara perlu dipahami melalui kebudayaan, pengetahuan, dan penghormatan terhadap warisan sejarah.
“Di PKN, kita melahirkan kearifan-kearifan Nusantara sebagai spirit untuk membangun Indonesia. Karena itu, kami berharap kita semua mengambil inspirasi dari Gunung Padang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, PKN juga menghidupkan tradisi tumpengan sebagai simbol syukur yang menyertai perjalanan organisasi. Bagi Gede Pasek, tradisi itu bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya merawat identitas kebudayaan Nusantara.
“Sederhana, tetapi penuh makna. Ini kita kembangkan lagi, kita hadirkan lagi menjadi sebuah kebanggaan khas Nusantara,” katanya.
Dengan demikian, peringatan hari jadi partai tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia organisasi, tetapi juga ruang untuk mempertegas identitas yang ingin dibawa PKN dalam kehidupan politik Indonesia.
Jawa Barat Masuk Fokus Konsolidasi
Dalam sambutannya, Gede Pasek turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran PKN Jawa Barat, termasuk pengurus dari Cianjur dan Bogor yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menyebut Jawa Barat sebagai salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam agenda pengembangan partai. Penguatan kegiatan organisasi di Bandung dan daerah lain juga disinggung sebagai bagian dari upaya memperluas konsolidasi.
Bagi PKN, penguatan daerah menjadi relevan karena target Pemilu 2029 membutuhkan kesiapan organisasi yang tidak berhenti pada tingkat pusat. Struktur dan koordinasi di daerah juga perlu dipersiapkan secara terukur.
Lima tahun perjalanan PKN, dengan demikian, menjadi titik evaluasi sekaligus awal persiapan menghadapi tantangan berikutnya.
Dari Gunung Padang, Gede Pasek menyampaikan pesan yang jelas kepada seluruh jajaran partainya: menjaga semangat, merawat kebersamaan, dan mengubah optimisme menjadi kerja organisasi yang konkret.
Pemilu 2029 menjadi target berikutnya. Tantangannya adalah memastikan PKN siap ketika tahapan kepesertaan dan verifikasi benar-benar dimulai.
Penulis : By
Editor : Redaksi
Sumber Berita: https://gempardata.com/













