Wabup Sumenep Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2019

SUMENEP, Gempardata.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahan Pangan dan Peternakan menggelar Rakor Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep Tahun 2019 bertempat di ruang Arya Wiraraja Pemdakab Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (8/11/2019).

Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 Wib itu secara langsung dibuka oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH. MH dihadiri para asisten sekda dan staf ahli, Dr. IR. Yayuk Farida Baliwati, MS., narasumber dari pusat pelatihan dan pengembangan ketahanan pangan Bogor, para pimpinan OPD di lingkung Pemkab Sumenep, Anggota dewan ketahanan pangan Kabupaten Sumenep.

https://gempardata.com/

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH. MH menyampaikan bahwa, pertemuan rapat koordinasi ketahan Pangan ini di selenggarakan guna membahas langkah-langkah terbaik dalam mewujudkan ketersediaan dan pemenuhan pangan di masyarakat, sebagaimana diamanatkan undang-undang No.18 tahun 2012 dewan tentang pangan.

“Melalui pertemuan ini diharapkan dapat disusun sebuah program yang terencana dan terukur. Sehingga potensi rawan pangan di Kabupaten Sumenep dapat di ukur sejak dini.” kata Achmad Fauzi.

Sesuai peraturan Presiden RI Nomor 83 tahun 2006 tentang dewan ketahanan pangan, mengamanatkan pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk membentuk dewan ketahanan pangan (DKP) di daerah masing-masing.

“Dewan ketahanan pangan memiliki peranan penting mengarahkan implementasi kebijakan ketahanan pangan dalam mewujudkan ketahanan pangan serta mendorong keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan ketahanan pangan.” jelasnya.

Fauzi menjelaskan bahwa, krisis pangan dunia merupakan ancaman bagi Indonesia. Paradigma kebijakan pangan yang diterapkan di Indonesia harus berubah dari ketahanan pangan menjadi kemandirian pangan, agar Indonesia tidak tergantung ke negara lain.

“Salah satu kebijakan yang sesuai untuk diterapkan dalam mencapai kemandirian pangan adalah diversifikasi pangan. Diversifikasi pangan merupakan suatu proses penganekaragaman pangan atau upaya peningkatan konsumsi pangan dengan prinsip gizi seimbang.” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa, sejak tahun 2016 hingga tahun 2018 dari semua komoditi di Kabupaten Sumenep mengalami penurunan luas areal tanam, kecuali komoditi kedelai yang mengalami peningkatan yang sangat signifikan di tahun 2018 yaitu sebesar 424,06% (persen). Padi misalnya, di tahun 2016 luas tanam mencapai 60 ribu hektar. Sementara di tahun 2018 berkurang menjadi 20 ribu 175 hektar.

“Penurunan luas areal tanam ini disebkan terjadinya anomali iklim (kemarau panjang) dan terjadinya alih fungsi lahan yang terjadi setiap tahun. Untuk itu, perlu upaya konprehensif dan sistematis untuk meningkatkan diversifikasi pangan terutama pangan lokal.” terangnya.

Pada saat ini, sambung Fauzi, kita juga dihadapkan pada permasalahan pangan dan gizi termasuk akses terhadap pangan terutama di kepulauan. Selain itu, konsumsi pangan masyarakat saat ini masih didominasi karbohidrat dari padi-padian dengan skor PPH sebesar 39,3 diatas standart nasional yaitu sebesar 25,0.

“Sementara pemamfaatan pangan lokal masih rendah. Hal ini dapat di lihat pada skor PPH tahun 2018 untuk umbi-umbian hanya sebesar 2,2 padahal standart nasional sebesar 2,5.” papar Ketua DPC PDIP Sumenep ini.

Disamping itu, Ia juga menambahkan, masyarakat dalam mengkonsumsi protein dari sumber pangan hewani masih di bawah standart. Tahun 2018 skor PPH seebsar 21,5 padahal standart nasional 24. Namun, secara umum kualitas konsumsi masyarakat tahun 2018 sudah ada peningkatan dengan skor PPH konsumsi sebesar 97,2.

Oleh karena itu, melihat kondisi tersebut perlu adanya penguatan komitmen dan keraj keras semua stakeholder, termasuk dari dewn ketahanan pangan Kabupaten Sumenep agar kondisi ini tidak semakin memburuk.

“Saya harapkan perlu adanya regulasi agar bisa mendorong masyarakat untuk mencintai dan memamfaatkan pangam lokal dalam kehidupan sehari-hari maupun pada acara-acara dan kegiatan di lingkup pemerintah Kabupaten Sumenep.” pungkasnya. (sheno/why)

https://gempardata.com/