oleh

Ternyata Sejak 2 Bulan Lalu Masker di Sumenep Kosong

SUMENEP, Gempardata.com – Kasus virus corona yang diduga menimpa dua warga Jawa Barat beberapa hari lalu tengah menjadi perhatian bagi seluruh rakyat Indonesia. Di mana virus corona tersebut sangat mematikan, namun belakangan dua warga yang terjangkit sudah 99% membaik dan terselamatkan.

Sejak berita virus corona ini dinyatakan menimpa dua warga Indonesia, hampir seluruh rakyat berlomba membeli masker karena merasa takut tertular, walau pemerintah sudah mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik apa lagi berlomba – lomba memborong masker.

https://gempardata.com/

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi melakukan antisipasi kelangkaan masker dengan cara melaukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa apotik dan sejumlah swalayan yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020).

Dalam Sidak kali ini AKBP Deddy Supriadi mendatangi Apotek Eka Darma, di Jalan KH. Mansyur dan Apotik Kimia Farma. Di dua apotik ini ternyata tidak ada persediaan masker, dan itu terjadi sejak dua bulan lalu.

“Sidak ini kami lakukan untuk mengantisipasi adanya isu kelangkaan masker atau alat untuk mencegah virus corona, sekaligus mencegah penimbunan masker oleh oknum” kata, AKBP Deddy Supriadi.

Dan dari hasil sidak tersebut terang Deddy, berdasarkan informasi yang didaptkan dari pemilik apotik, ternyata sejak bulan Desember 2019, tidak lagi mendapat pasokan atau pendistribusian masker dari pihak distributor di Surabaya.

“Memang sebelumnya pada bulan lalu pernah mendapatkan penawaran dari pihak distributor, tetapi harganya sudah mahal. Sehingga para pemilik apotik tidak lagi melakukan pembelian masker,” tukasnya.

Diketahui, sidak ini dilakukan dalamrangka mengantisipasi menjaga hal hal yang sekiranya mengarah kepada penyalahgunaan, seperti permainan oknum untuk memainkan harga dan ketersediaan yang rentan dilakukan penimbunan. (why/red)

https://gempardata.com/

Berita Terbaru