Terbuai Dalam Kenikmatan, Dua Pemuda Ini Ditangkap Sat Narkoba Polres Sumenep

SUMENEP, Gempardata.com – Sekira pukul 20.00 Wib, Dua pemuda telah berhasil diciduk Satresnarkoba Polres Sumenep di sebuah rumah kosong milik warga Desa Aengbaja Raja, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin 24 Februari 2020.

Hal itu terbukti dikatakan Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, SH,. mengungkapkan bahwa, Keduanya berinisial FB (22), Dusun Tajjan, Desa Bluto, Kecamatan Bluto dan HI (42), Dusun Nang Nangan, Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep karena telah kedapatan memiliki Narkotika jenis sabu-sabu.

https://gempardata.com/

“Barang bukti (BB) yang berhasil disita dari tersangka FB yakni, 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,51 gram, 1 (satu) buah HP merk Samsung warna putih dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Supra X Nopol B 5928 EM warna hitam,” ungkap Widi pada awak media, Selasa (25/2/2020).

Sedangkang, lanjut Widiarti, barang bukti yang berhasil disita dari tersangka HI yakni, 9 (sembilan) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor masing-masing ± 0,52 gram, 0,45 gram, 0,45 gram, 0,44 gram, 0,43 gram, 0,43 gram, 0,43 gram, 0,42 gram, 0,31 gram (berat keseluruhan ± 3,88 gram).

“Selain itu, Barang bukti lainnya juga berhasil diamankan dari tangan HI yaitu, 1 (satu) buah timbangan elektrik merk Idealife, dan 2 (dua) HP merk Nokia warna hitam dan Merk realmi warna biru kombinasi hitam bersilikon serta Uang tunai sebesar Rp. 300.000. (tiga ratus ribu rupiah),” jelasnya.

Sementara kronologis kejadian, sambung Widi menjelaskan, awalnya menerima informasi dari masyarakat bahwa terlapor sering mengkonsumsi dan transaksi Narkotika jenis sabu diwialyah hukum Kecamatan Bluto.

Kemudian, dilakukan lidik oleh anggota Satresnarkoba Polres Sumenep yang dipimpin langsung oleh KBO Resnarkoba, IPTU Agus Rusdiyanto, S.H, dan didapat info kalau terlapor akan melakukan transaksi di salah satu rumah kosong milik warga Desa Aengbaja Raja, Kecamatan setempat.

“Maka, petugas langsung melakukan penggerebekan disertai penggeledahan terhadap FB dan ditemukan barang bukti tepatnya diteras rumah berupa, 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu yang dibungkus sobekan tisu warna putih,” ucapnya.

Setelah ditunjukan, menurut Widi, terlapor mengakui bahwa barang haram tersebut membeli kepada terlapor HI, kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap terlapor HI pada hari Senin tanggal 24 Februari, sekira pukul 20.30 Wib, di dalam rumahnya Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi.

“Saat penggeledahan ditemukan barang bukti tepatnya di meja rias berupa Narkotika jenis sabu (berat keseluruhan ± 3,88 gram), setelah ditunjukan, tersangka mengakui adalah miliknya juga diakui sebelumya telah menjual sabu pada FB,” tuturnya.

Ditambahkan Widiarti, selanjutnya kedua tersangka berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatan tersebut, keduanya dijerat Pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tukasnya. (sheno/why)

https://gempardata.com/