oleh

Tegas, Kades Aeng Sareh Pastikan Tidak Ada Pemotongan BLT DD di Desanya

SAMPANG, Gempardata.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Aeng Sareh, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jawa Timur menggelar Musyawah Desa (Musdes) Khusus penetapan penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dan Musrenbangdes Perubahan RKAPBDes/APBDes, di aula kantor desa setempat, Jum’at (29/5/2020) malam.

“Musyawarah Desa Khusus ini kami laksanakan untuk memvalidasi atau memverifikasi data-data yang sudah diserahkan dari masing-masing Dusun, dan disepakati tim validasi data dari Desa kami bentuk dari berbagai unsur” kata Kades aAeng Sareh Mairi.

https://gempardata.com/

Tentunya menurut Kades Aeng Sareh, musyawarah yang dilaksanakan melibatkan semua unsur seperti BPD, Tomas, Pemuda serta elemen masyarakat lainnya.

“Kami ingin terbuka mengenai data dan tidak akan menutupinya, sehingga perlu apa yang menjadi kesepakatan harus kita laksanakan serta tetap berdasarkan aturan-aturan yang ada, maka dari itu semua penerima manfaat kami tempelkan seperti ini” tegasnya.

Dijelaskan, penerima BST yang akan diberikan besok berdasarkan data yang sudah tervalidasi sesuai dengan anggaran yang ada. Berdasarkan data yang ada, yaitu berkisar 415 KK sedangkan yang belum masuk lebih dari 100 atau 200 KK dari dinsos, jadi insya allah ada sekitar 600 kk lebih yang akan cair.

“Sedangkan untuk BLT.DD ini, sudah kami berikan kepada warga yang berhak menerima yang tidak tercover dalam bantuan-bantuan yang sudah ada, yaitu seperti PKH dan BPNT” ujarnya.

“Kami tegaskan bahwa inilah aturan yang harus kita laksanakan, dan kami sampaikan dalam musyawarah husus ini. Untuk membangun keberlanjutan Desa Aeng Sareh ini kami terus dengan keterbukaan dan kita akan melibatkan dari semua unsur, apa bila ada yang memotong atau tidak tranfaran kami yang akan memproses, karna semua perangkat desa sudah menerima honor dari ADD” papar kades mairi.

Hadir dalam Musdes Khusus itu diantaranya Ketua BPD bersama anggota, seluruh Kadus Aeng Sareh, Tomas, Perwakilan Pemuda dan remaja. Musdes Khusus tersebut terlihat cukup alot karena dari masing-masing perwakilan menyampaikan keritikan, masukan serta solusi namun berjalan lancar. (zainullah/rahman/dein)

https://gempardata.com/

Berita Terbaru