oleh

Tak punya Etika, Pustu (puskesmas pembantu)Desa Laok Jangjang Pindah, ahli waris Tercemarkan Nama Baiknya, ini Penjelasannya

GemparData.com-Sumenep,- Puskesmas adalah sebagai sarana kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Krn puskesmas merupakan tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang ingin melakukan pengobatan, pemeriksaan dalam arti kata lain dalam pelayanan adalah ujung tombak pertolongan pertama dalam emergency kesehatan masyarakat. Puskesmas dalam pelayanannya dibantu oleh pustu (puskesmas pembantu) dimana dalam fungsinya adalah untuk melayani kesehatan masyarakat yang jauh dari jangkauan puskesmas ataupun layanan kesehatan yang lainnya.

Puskesmas Pembantu (Pustu) merupakan jaringan pelayanan Puskesmas yang memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di suatu lokasi dalam wilayah kerja Puskesmas. Puskesmas Pembantu merupakan bagian integral Puskesmas, yang harus dibina secara berkala oleh Puskesmas. Tujuannya, untuk meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kerjanya.

https://gempardata.com/

Jika masyarakat dalam pertolongan pertamanya mengalami kendala dalam penanggulangan pertama maka pustu melakukan rujukan ke puskesmas karena layanan peralatan dan tenaga medisnya lebih tersedia, begitu pula dilayanan puskesmas mengalami kendala maka dilakukanlah rujukan ke Rumah Sakit terdekat. Jadi Pustu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Akan tetapi adanya Pustu desa laok jang jang kec arjasa kab sumenep saat ini terjadi polemik yang harus ditangani secara cepat oleh pihak pemerintah kabupaten. Inipun sudah saya sampaikan ke pada petinggi pemerintah Kab. Sumenep. Hal ini terjadi karena pindahnya lokasi Pustu tersebut yang dibangun oleh uang negara ditinggalkan oleh para petugas tanpa alasan yang jelas. Dengan demikian pelayanan mengakibatkan kurang maksimal bagi masyarakat, Senin (20/06/22)

Terkait pindahnya pustu tersebut pada hari Senin tanggal 13 Juni 2022, pihak ahli waris merasa tercemarkan nama baiknya. Karena pindahnya pustu menurut informasi yang kami terima atas dasar pengusiran oleh pihak ahli waris.

Dalam pantauan media GemparData.Com pihak ahli waris menyatakan Tidak pernah melakukan pengusiran. Bahkan pindahnya pustu tersebut malah mencoreng nama baik para ahli waris menurut ” mukhlis (ahli waris). Tegasnya.

“Jika memang ada pengusiran seharusnya pihak PJ. Pustu (puskesmas pembantu) harus melakukan klarifikasi ke pihak ahli waris jadi jelas persoalannya. Kalau seperti inj kan mencoreng nama baik keluarga besar ahli waris. Dan kami mohon persoalan internal pustu jangan dikait kaitkan dengan kami, dengan melakukan pemindahan pustu. Akhirnya kami yang dijadikan kambing hitam” imbuhnya.

Jika mau kami persoalkan ini bisa tambah rumit, Karena pembangunan pustu itu menggunakan uang negara, kenapa kok dibangun diatas tanah masyarakat. Kan kami ahli waris masih ada, jadi harusnya diurus dulu proses pengalihan hak tanah tersebut agar tidak terjadi hal-hal seperti ini. Kami pihak ahli waris tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut tetapi kenapa masalah internal pustu kok dikait kaitkan dengan tindakan pindahnya pustu..??itu yang kami tidak terima, tutup Mukhlis (ahli waris) pada media Gempardata.com (red/one)

https://gempardata.com/