Sumenep Darurat Narkoba, Anak Umur 17 Tahun Dicokok Polisi

SUMENEP, Gempardata.com — Semakin maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkotika sangat pemprihatinkan bagi masa depan anak bangsa khususnya di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur umunnya.

Liyatul Hidayat Als. Rian Bin Sadiq (17) asal Dusun Nyokalong, Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep sekira pukul 13.45 Wib, berhasil di bekuk Unit Reskrim Polsek Guluk-Guluk saat menggunakan barang haram Narkotika jenis sabu.

https://gempardata.com/

“Dia ini (Liyatul Hidayat Als. Rian Bin Sidiq) di bekuk di dalam Rumah Dusun Nyokalong, Desa Payudan Karangsokon Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep” kata AKP Widiyati Kabag Humas Polres Sumenep, Selasa (30/07/2019).

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita dari tersangka Liyatul Hidayat Als. Rian Bin Sadiq yakni, 1 (satu) poket/kantong plastik klip ukuran sedang berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,47 gram, Seperangkat Bong yang dipakai terlapor untuk menggunakan/ menghisap sabu, 1 buah korek api merk Hugo warna putih bening variasi oranye, 1 Hp merk Nokia warna biru dan 1 Hp samsung warna putih.

Kapolsek Kota Sumenep ini menceritakan kronologis kejadiannya, berawal dari informasi masyarakat, bahwa terlapor sering menggunakan Narkotika jenis sabu bersama temannya di Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.

Kemudian Kapolsek memerintahkan Unit Reskrim Polsek Guluk-Guluk untuk melakukan lidik dan didapat informasi bahwa terlapor sedang menggunakan Narkotika jenis sabu di dalam sebuah rumah milik Hamsin alamat Dsn Nyokalong Desa Pyd. Karangsokon.

Wiwik sapaan akrab Kabag Humas Polres Sumenep menceritakan, setelah dilakukan penyelidikan posisi terlapor berada di dalam sebuah ruang tamu di dalam suatu rumah milik Hamsin alamat Dusun Nyokalong Desa Payudan Karangsokon, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep kemudian, Petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan.

“Ditemukan barang bukti 1 Poket kantong plastik berisi sabu lengkap bersama Bong berada di depan terlapor dan terlapor mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya dan telah melakukan hisapan sebanyak 3 kali selanjutnya terlapor berikut barang bukti diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.” terangnya.

Dari perbuatan yang merugikan tersebut, tersangaka dikenakan pengetrapan Pasal 114 ayat (1) subs. Pasal 112 ayat (1) Subs pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (seno/why)

https://gempardata.com/