oleh

Program Kartu Tani di Kabupaten Sampang Dikeluhkan Warga

SAMPANG, Gempardata.com — Program yang di gadang – gadang untuk meningkatkan harapan hidup masyarakat, khususnya para petani namun kenyataanya, program itu masih belum dirasakan merata di indonesia.

Padahal program pemerintah itu bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberikan jaminan ketersediaan pupuk, dan melindungi petani dari gejolak harga pupuk di pasaran, harapannya kartu tani ini supaya bisa di salurkan pupuk secara tepat, sesuai kebutuhan.

https://gempardata.com/

Namun program ini tidak berjalan sesuai harapan banyak sejumlah petani petani di Sampang mempertanyakan fungsi, serta kegunaan dan mamfaat kartu tani, pasalnya hingga saat ini para petani belum menerima mamfaat keberadaan kartu tersebut.

Seperti yang dikatakan Senawan ketua kelompok tani asal Desa Karang Penang Oloh, Kabupaten Sampang, Jawa Timur walaupun dirinya sudah mendapatkan kartu tersebut hingga kini kartu itu belum bisa di gunakan.

“Sejak saya dapat pak kartu itu hingga kini belum di gunakan, karena belum ada informasi yang jelas tentang kartu tani dan ketersediaan pupuk bersubsidi,” terangnya (3/5/2019).

Kades Karang Penang Oloh, Remen saat dikonfirmasi via app whatsapp dirinya mengatakan belum adanya informasi yang jelas tentang kartu tersebut, kebanyakan para petani di sini kalau ada pupuk langsung beli. Kalau menunggu subsidi dari pemerintah, kelamaan terus kapan mereka bisa menanam padi.

“Sampai saat ini, kartu tani itu tidak jelas mas di peruntukan untuk apa dan dananya seperti apa soal nya masih belum ada tindak lanjut dari dinas terkait” ucapnya.

Hal serupa juga di sampaikan Plt Kabid sumber Daya dan Penyuluh pertanian Disperta Sampang Nurdin juga membenarkan hal tersebut, karena kurangnya penyuluhan serta informasi terhadap petani sehingga program tersebut tidak optimal.

“Memang dalam hal ini tidak bisa di pungkiri, petani belum banyak yang tahu tentang mamfaat serta kegunaan kartu tersebut, kartu tani ini bisa digunakan untuk pinjam uang tampa agunan ke bank terkait mas. Jadi saya mohon untuk pihak terkait supaya di kordinasakan biar petani bisa mersakan mamfaatnya” tandasnya.  (rhman/sgk/why)

https://gempardata.com/