oleh

Pria yang Hina Habib Segaf Langsung Digiring Polisi ke Polsek

PALU, Gempardata.com (8/8/2021) –
Karena marah terhadap pria bernama Wandi Ladupu yang mengomentari waktu wafatnya ketua umum Alkhairat Habib Sagaf bin Muhama Aljufri dengan nada kebencian dimedia sosial Facebook. Warga pada Selasa malam (03/08) berbondong – bondong berkumpul di Mapolsek Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulteng.

Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Saggaf Bin Muhammad Aljufri, meninggal dunia, pada hari Selasa (3/8/2021) di RS Sis Aljufri Palu, pukul 15.50 WITA.

https://gempardata.com/

Wandi Ladupu (WL) yang memiliki jenggot panjang dan bercelana cingkrang dapat dipastikan WL adalah beridielogi Wahabi yang suka mengkafir-kafirkan agama dan madzhab lain.

Dia menghina Habib Segaf dengan kata-kata yang sangat kurang ajar lewat akun medsosnya, dalam komentarnya Wandi menulis “Alhamdulillah sudah mati dedengkot sufi Sulteng”.

Terang saja komentar itu langsung memicu kemarahan warga Nuhon terhadap Wandi, yang kemudian digiring polisi ke Polsek.
Bahkan, puluhan Abnaul Khairaat dari Ampana, Tojo Unauna nekat ke Nuhon untuk mencari pria tersebut, mereka marah ditengah duka, ada orang yang justru melecehkannya dengan komentar kebencian di Facebook.

Dilaporkan, hingga Rabu dini hari pukul 02.30 Wita, ratusan warga yang marah terhadap pemilik akun Facebook Wandi itu masih bertahan di Mapolsek.

Bahkan warga Berusaha merengsek masuk ke sel Polsek Nuhon untuk menghajar Wandi. Namun polisi berhasil mengevakuasi Wandi ditengah kemarahan warga, Wandi dievakuasi di arah Luwuk Banggai.

Kapolsek Nuhon, Banggai meminta warga untuk menahan diri dan menyerahkan proses hukum di Polisi.

Warga yang marah meminta polisi jangan sampai mencap Wandi sebagai orang gila sehingga bebas dari hukuman.

Seperti diketahui akun FB Wandi Ladupu mengomentari postingan live Facebook di rumah duka Habib dengan nada kebenciaan. (ARN/fsl)

https://gempardata.com/

Berita Terbaru