Peduli Nasib Janda Tua Yang Hidup Sebatangkara di Pamekasan, GPN Datangi Dinas PUPR

PAMEKASAN, Gempardata.com — Peduli akan nasib nenek Sumiya (70) janda tua yang hidup sebatangkara, Generasi Peduli Negeri (GPN) datangi Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur untuk memastikan agar dia (nenek Sumiya, red) dapat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Nenek Sumiya (70) yang tinggal di Kelurahan Kowel, Kabuoaten Pamekasan ini hidup seorang diri, tiada saudara ataupun anak nya untuk merawat nya, bahkan makan pun dia harus berjuang sendiri dengan mengharap imbalan kerja dari tetangganya jika ada yang menyuruh bantu-bantu. Hal ini lah yang membuat aktivis GPN menjadi terhenyuk dan tersentuh untuk memperjuangkan nasibnya kepada Pemerintah setempat.

https://gempardata.com/

Abdurrahman Generasi Peduli Negeri (GPN) mengatakan dirinya akan terus mengupayakan agar ibu sumiya ini mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah Pamekasan. “Karena itu sudah haknya, dan sudah seharusnya nenek Sumiya ini dapat perhatian lebih dari Pemkab Pamekasan, mengingat beliau (Sumiya, red) tidak punya siapa-siapa lagi, dan bahkan dia hidup di gubuk reot sendirian” kata Abdurrahman, Rabu (6/3/2019).

Rahman panggilan akrabnya menambahkan, jika dirinya sudah mendatangi kantor Kelurahan Kowel juga Kantor Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Pamekasan guna mengklarifikasi nasib nenek Sumiya tersebut.

“Saya sudah mendatangi Kantor Kelurahan untuk mempertanyakan bantuan yang seharusnya diterima nenek Sumiya, saat itu saya ditemui Sekretaris Kelurahan Kowel bapak Toji, namun kata beliau untuk saat ini terkait dengan bantuan pihak kelurahan sudah tidak ada wewenang lagi, dan tidak bisa berbuat banyak lagi, sebab semuanya untuk bantuan rakyat miskin sudah langsung dari pemerintah pusat” ungkapnya menirukan Sekretaris Kelurahan.

Setelah dari Kantor Kelurahan, Abdurrahman selanjutnya menemui Kadis Perumahan dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Pamekasan, dan di sanalah ada titik terang saat dirinya ditemui langsung bapak Muharram, Kadis PUPR Kabupaten Pamekasan.

“Dari kelurahan sudah jelas keterang pak Sekretarisnya, dan saya menemui Kadis PUPR bapak Muharram di kantornya, setelah memeriksa berkas nenek Sumiya beliau (Muharram, red) mengatakan kalau nenek Sumiya ini sudah masuk daftar tunggu untuk mendapatkan renovasi RTLH” tukasnya.

“Bahkan, Kepala Dinas PUPR Pamekasan bapak Muharram siap memberikan bantuan secara pribadi, selain itu, Kadis PUPR ini juga mengantar saya ke Dinas asosial untuk mengklarifikasi bantuan nenek Sumiya” sambungnya. (sgk,hmd/why)

https://gempardata.com/