oleh

Pastikan Terduga Pelaku Tidak Kabur, Kuasa Hukum Bersama keluarga Korban Datangi PonPes Al-Amin

SUMENEP, GemparData.Com – Setelah mendatangi Polsek Parenduan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kuasa Hukum dari M. Jefri Adi Laksono (16) korban penganiayaan mendatangi Pondok Al-Amin Sumenep, Kamis (21/01/2021).

Kuasa Hukum datangi ponpes Al-Amin untuk memastikan terduga pelaku Pengeroyokan/Penganiayaan tetap berada di Pondok Pesantren (Ponpes) sebelum proses hukum mempunyai kekuatan hukum yang ‘incrah’.

https://gempardata.com/

Saat mendatangi Ponpes Al-Amin, Kuasa Hukum Subhan Adi Handoko, S.H. M.H. yang didampingi oleh pihak keluarga korban ditemui oleh tiga orang pengasuh Ponpes Al-Amin yang namanya meminta untuk dirahasiakan kepada media. Salah satu Pengasuh Ponpes Al-Amin membenarkan adanya pemukulan (Penganiayaan) terhadap korban M. Jefri Adi Laksono.

“Iya memang benar kalau ada pemukulan /penganiayaan terhadap korban,” ucapnya.

Baca Juga : Santri Pondok Pesantren Al-amin Sumenep Jadi Korban Penganiayaan

Saat diwawancarai oleh awak media tentang maksud kedatangan Kuasa hukum bersama keluarga korban, Subhan Adi Handoko SH,MH mengatakan, bahwa pihaknya datang ke Ponpes Al-Amin untuk memastikan terduga pelaku tidak kabur. Dan tidak menyalahkan pihak Ponpes meskipun sedikit lalai dalam pengawasan santri-santrinya.

“Yang jelas kedatangan kami ke Ponpes Al-Amin adalah bentuk dari i’tikad baik dari kami selaku orang tua dari santri yang mengalami kekerasan di Ponpes tersebut, yang mana kami tidak menyalahkan Ponpes hanya sedikit saja lalai dalam melakukan pengawasan terhadap santri sehingga sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan oleh orang tua wali murid,” ujarnya.

Subhan Adi menambahkan, bahwa pihaknya cukup puas dikarenakan bisa bertemu dengan pengasuh Ponpes Al-Amin dan bisa mengantongi nama-nama saksi dan terduga pelaku.

“Kami sudah cukup puas bisa bertemu dengan beliau-beliau, karena kami bisa mengantongi nama-nama saksi-saksi, nama-nama terduga pelaku, yang jelas santri dan pengurus pondok yang mengetahui perihal tersebut keterangan dari perwakilan Ponpes sudah dalam proses sangsi, menyangkut sangsinya masih dimusyawarahkan oleh Pondok Pesantren,” pungkasnya.

Dalam pertemuan itu, tiga orang pengasuh Ponpes Al-Amin juga menyayangkan dan sempat meminta maaf kepada keluarga korban atas kejadian yang menimpa Santriwan yang bernama M. Jefri Adi Laksono.

Penulis: Andre | Editor : Ryan Palala

https://gempardata.com/

Berita Terbaru