Oknum ASN Dituding Sudah Tidak Bermoral, BRIPA Demo Kantor Bupati Sumenep

SUMENEP, Gempardata.com – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Brigade Rakyat dan Pemudah Nusantara (BRIPA) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Sumenep, Jawa Timur. Jumat, (11/10/2019).

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.30 Wib tersebut, menuding oknum ASN sudah mulai tidak bermoral. Pasalnya, banyak berbagai persoalan yang sedang dialami dan dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumenep, mulai dari kasus narkoba, hingga kasus perzinaan (bukan muhrim).

https://gempardata.com/

Mereka juga menuntut Pemkab Sumenep agar segera menindak tegas oknum ASN yang terciduk mesum disalah satu Hotel di Surabaya lalu, menurut mereka sampai hari ini tidak ada tindak lanjut terkait hal ini.

“Sesuai PP No 53 tahun 2010, ada beberapa peraturan yang mengatur kode etik ASN. Dan ini seharusnya harus dicopot jabatannya. Sebab, sudah masuk kategori pelanggaran berat.” kata Mohammad Noer dalam orasinya.

Selain itu, Mohammad Noer juga mengungakpan bahwa, berbeda dengan oknum ASN yang terlibat kasus Narkoba, pihaknya meminta untuk segera di tes urine.

“Kami juga meminta untuk dilakukan tes urin massal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada dilingkungan Kabupaten Sumenep.” tegasnya.

Mohammad Noer, yang sekaligus korlap aksi juga mengatakan, ASN saat ini sudah tidak bermoral lagi, atau jangan-jangan Pemkab Sumenep ini takut berdiskusi dengan kita dan takut kepanasan, sehingga enggan menemui kita disini.

Kami mahasiswa, lanjut Noer, turun ke jalan menyuarakan ke Kantor Bupati Sumenep agar segera mengeluarkan orang yg tidak bermoral tersebut, agar kita mahasiswa tenang dan kondusif.

“Jangan salahkan kami jika besok aksi damai ini kita juga mengundang mahasiswa lain, bahkan juga akan mengundang masyarakat terkait perbuatan zina tersebut.” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdul Majid menjelaskan bahwa, saat ini sudah dalam tahap proses pemeriksaan para saksi dan berharap masyarakat bersabar menunggu hasilnya. Bahkan pihaknya memastikan tidak main-main dalam kasus ini.

“Terimakasih sudah mengingatkan kami, semua saksi baik pihak istri dan suami sudah kita panggil dan sudah dimintai keterangan, ditunggu saja hasil pemeriksaannya.” jelasnya Majid saat menemui para demonstran.

Saat, disinggung terkait soal sanksi pemecatan terhadap oknum ASN tersebut, ia berkata, bisa saja, dan tunggu saja hasil pemeriksaannya. Bahkan Abdul Madjid mengkleim Insya Allah dalam jangka satu minggu kedepan kasus ASN yang terlibat mesum itu akan tuntas. (seno/why)

https://gempardata.com/