oleh

Mungkinkah Ada Tangan yang Bermain Pada Tower di Pajanangger

SUMENEP, GemparData.Com – Tidak beroperasinya tower milik PT. XL di Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa mendapat respon dari pihak PT.Xl area Sumenep, Jawa Timur

Manager Area Sumenep PT. XL, Aliyah mengungkapkan, terkait tidak beroperasinya Tower di Desa Pajannagger, Kecamatan Arjasa pihaknya mengaku telah menerima surat dari Pj desa setempat.

https://gempardata.com/

“Kami sudah menerima surat dari Pj. Kepala Desa Pajanangger, dan sudah kami teruskan keluhan tersebut kepada bagian divisi jaringan” katanya, saat ditemui media ini di Kantornya, Senin (8/2/2021).

Pihak PT.XL area Sumenep berdalih jika yang bertanggung jawab untuk pengelolaan tower PT. XL adalah Huawei. Di mana perwakilannya (Huawei) di Sumenep ada oeangnya yang bisa dikonfirmasi.

“Ada orangnya (Imam) perwakilan Huawei untuk di Sumenep” ucapnya.

Baca Juga: Masyarakat Swadaya Hidupkan Tower di Kepulauan

Selanjutnya Manager area Sumenep PT. XL menghubungi Imam sebagai perwakilan huawei Sumenep, namun kata Aliyah Imam membantah jika kebutuhan bbm untuk tower di Pajanangger, Kecamatan Arjasa tidak cukup untuk satu bulan.

“Tidak mungkin kebutuhan bbm untuk tower selama satu bulan kurang. Tapi saya katakan, ini informasi dari masyarakat”. terang Aliyah menyampaikan jawaban pihak Huawei.

Ketika ditanya, apakah ada indikasi penyimpangan saat pendistribusian bbm ke kepulauan, Manager XL Area Sumenep menjawab masih akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Terkait hal itu kami masih harus melakukan pengecekan lebih lanjut. Yang jelas kami akan segera menyelesaikan permasalahan ini. Kasihan mas, masa masyarakat harus beli bbm sendiri disaat situasi sedang sulit seperti ini” pungkasnya.

Sebelumnya, Pj. Kepala Desa Pajanangger, Abdaluddin menyurati PT. XL terkait matinya Tower di Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Ia mengatakan, tidak berfungsinya Tower XL di Desa Pajanangger bukan hanya terjadi sepekan terakhir. Tetapi sudah sering terjadi, hal ini terungkap dari Surat Keterangan yang dibuat oleh Pj. Kepala Desa Pajanangger.

Dalam surat yang dikirim Abdaluddin ia memberikan keterangan. “Menerangkan dengan sebenarnya bahwa Tower PT. XL yang berlokasi di Dusun Pajen Rt.002/001, keberadaan signal selalu tersendat kadang hidup kadang mati, hal ini disebabkan karena persediaan bahan bakar yang tidak cukup” begitu isi suratnya.

Pada Surat Keterangan tersebut juga dijekaskan bahwa yang tertanggal (03/02/2021), di dalamnya memuat keterangan orang yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan Tower PT. XL, Saiful Bahri, “Jatah yang ada hanya 800 (depan ratus) liter, cukup untuk waktu 20 hari. Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan satu bulan, menunggu sumbangan warga sekitar” sebut isi keterangan suratnya.

Penulis: ms_aL | Editor: wahyu

https://gempardata.com/

Komentar

Berita Terbaru