Menjelang Pilkades Tahap II 2020, Dinas PMD Sumenep Lakukan Rapat Koordinasi Pengisian BPD di Kecamatan Lenteng

SUMENEP, Gempardata.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sosialisasikan pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ke berbagai Kecamatan di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (27/2/2020).

Terbukti, salah satunya dilakukan di wilayah Kecamatan Lenteng. Acara yang dimulai pukul 09.30 Wib s/d 11.30 Wib tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH., MH., dihadiri oleh Kadis PMD Sumenep, Moh. Ramli S.Sos M.Si, Camat Lenteng, H. Joko Satrio, SIP, M.Si., bertempat di pendopo Kecamatan setempat.

https://gempardata.com/

Disisi lain, nampak hadir juga pada kegiatan tersebut, Kapolsek Lenteng, Iptu, H. Suhaeri, SH., Danramil Lenteng, Kapten Arh Catur, HS., dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Lenteng, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Pemuda Kecamatan Lenteng.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menekankan kepada masyarakat utamanya yang terlibat dalam pemerintahan desa agar membiasakan untuk melakukan koordinasi, karena menurutnya, fungsi koordinasi merupakan pintu utama dalam mengorganisir sebuah ikatan pekerjaan.

“Koordinasi merupakan fungsi tertinggi untuk menentukan kebijakan apapun, baik dalam aspek sosial, ekonomi, dan lain-lain. Maka dari itu, BPD adalah sebagai fungsi utamanya,” kata Achmad Fauzi, saat sambutan

Selain itu, Fauzi juga menekankan pada BPD dan seluruh perangkat desa harus mampu bersinergi dalam merumuskan program Desa, termasuk mengatasi persoalan di tengah-tengah masyarakat. “Kepala desa wajib berkoordinasi sebelum menentukan kebijakan, jangan membuat keputusan sendiri-sendiri,” tegas Fauzi.

Disamping itu, seorang Kepala Desa maupun BPD di Kabupaten Sumenep, kata Fauzi, harus selalu sejalan dan seirama dalam melaksanakan program kerja, terutama dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

“Semua permasalahan di desa terjadi karena lemahnya koordinasi, untuk itu, kita harapkan nantinya semua bentuk program kerja desa, harus dimulai dengan koordinasi yang matang, antara pihak Kabupaten, Kecamatan, Pemerintahan Desa, dan BPD,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Kadis PMD Sumenep, Moh Ramli juga mengatakan, koordinasi saat ini merupakan bentuk pembinaan dan tindak lanjut dalam pengisian BPD tahun 2020-2026, untuk memudahkan seluruh tahapan dan pembinaan dalam meningkatkan efektivitas kinerja aparatur desa secara keseluruhan.

“Kegiatan ini sebenarnya dalam rangka rapat koordinasi dan pembinaan. Bahkan, di luar forum ini kita juga terus dilakukan sosialisasi,” ucap Ramli.

Lanjut Ramli mengungkapkan, pembinaan dan sosialisasi tersebut merupakan atensi dari Pemkab untuk memberikan arahan tentang tata kelola administrasi dan anggaran yang tepat berdasarkan peraturan undang-undang.

“BPD dan Perangkat memang kita berikan penekanan khusus lah, kita juga berikan pencerahan hal lain, termasuk pengelolaan keuangan desa dan semacamnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lenteng, Iptu, H. Suhaeri, SH, menambahkan, inti dari rapat koordinasi tersebut adalah dalam rangka sosialisasi pembentukan anggota BPD di wilayah Kecamatan Lenteng.

“Kata Camat, masa bhakti anggota BPD di 20 Desa wilayah Kecamatan Lenteng semuanya sama, sehingga pembentukan dan pelantikannya dilakukan secara bersama sama,” tuturnya, disela-sela kegiatan.

“Pada tahun 2020 ini, ada 2 (dua) momen kegiatan politik yaitu, politik tingkat Kabupaten dan tingkat Desa, semoga menjelang pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini berjalan dengan lancar, aman, damai dan kondusif,” pungkasnya. (sheno/why)

https://gempardata.com/