oleh

Kompak, Wabup Achmad Fauzi dan Nyai Hj Dewi Khalifah Hadiri HUT ke-8 LKSA – MDT Al-Qadariyah di Batu Putih

SUMENEP, Gempardata.com – Pengajian Umum dan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam rangka peringati HUT ke-8 Lembaga LKSA Al Qadariyah dan MDT Al Qadariyah berkerjasama dengan Ikatan Santri Batu Putih (IKSAB) usai dan sukses digelar, Kamis (26/12/2019) malam.

Acara yang dimulai pada pukul 07.30 Wib dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, Ach Fauzi S.H., Nyai Hj Dewi Khalifah S.H.,M.H beserta keluarga besar PP. Aqidah Usymuni Tarate Pandian Sumenep, Kepala Desa Juruan Laok, Koramil dan Kapolsek Batu Putih serta seluruh para undangan wali murid.

https://gempardata.com/

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi, SH menyampaikan bahwa, dimensi yang paling penting dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah bagaimana umat Islam bisa meneladani dan melanjutkan misi ke Rasulan Nabi Muhammad SAW.

“Agar momen Maulid ini bisa dijadikan sebagai tonggak dalam kehidupan umat muslim, untuk kembali melihat jauh ke belakang tentang apa-apa saja yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam memperjuangkan Islam dan membawa Islam ke dunia, sehingga umat dapat menikmati kehidupan sebagai umat muslim,” katanya.

Menurut Fauzi, ini sangat penting, dengan adanya acara ini akan muncul sebuah kebersamaan bagaimana kita bersama-sama, bukan hanya sekedar melaksanakan dan memperingati, akan tetapi menjadi pemikiran bersama bagaimana kita mengikuti jejak tauladan dari Rasul agar raga, sikap, dan prilaku kita bisa mewarisi perbuatan-perbuatan mulia sehingga tercipta kondusifitas dan keharmonisan di Juruan Laok.

“Atas nama pemerintah daerah mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi dengan adanya acara maulid Nabi ini, tentunya untuk mempererat tali silaturrrahim kebersamaan baik alumni maupun masyarakat yang ada di Desa Juruan Laok,” ujarnya.

Lebih lanjut Suami dari Nia Kurnia ini mengatakan bahwa, Ada tiga hal yang ingin disampaikan kepada seluruh alumni dan masyarakat sebagai generasi penerus bangsa ini yakni, “Akabek Sampaian”, artinya butuh sebuah kesabaran, keikhlasan, ketenangan bagaimana cara menerima dan mengembalikan sesuatu kepada Allah SWT yang telah menciptakan kita semua. Kedua, “Ajile Sotra” artinya hati-hati dalam berbicara sebagai modal hidup yang amanah di dunia, dan yang terakhir adalah  “Andhab Ashor” siapapaun kita, kita harus menghargai dan menghormati orang lain,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua pelaksana, Vijay mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah ikut berperan aktif dan berpartisipasi dalam mengsukseskan acara ini

“Alhamdulillah, berkat partisipasi semua elemen, kegiatan ini berlangsung lancar dan sukses. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah dan mempererat tali silaturrahim khususnya kepada alumni dan masyarakat Desa Juruan Laok pada Umumnya. Dan kepada Bapak Wabup Achmad Fauzi dan Nyai Hj.Dewi Kholifah kami haturkan banyak terimakasih atas waktunya hadir di sini” pungkasnya. (sheno/why)

https://gempardata.com/

Berita Terbaru