Kebakaran di Sumenep Menghanguskan Bangunan Semi Permanen Milik Warga

SUMENEP, Gempardata.com – Telah terjadi kebakaran bangunan semi permanen terbuat dari kayu dan bambu yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang, Milik Arwania warga Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tepatnya di Jln. Arya Wiraraja. Minggu, (20/10/2019).

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengungkapkan, sekira pukul 05.40 Wib saat kebakaran, Arwania pemilik bangunan bersama suaminya Moh Sahri (63) dan juga Putri cucunya yang berumur 3 tahun.

https://gempardata.com/

“Kejadian kebakaran itu diketahui sekira pukul 05.40 WIB, saat Nur hasanah (34) warga setempat mencium adanya bau asap yang dikira bau hangus makanan” katanya.

Menurut Widi sapaan akrab Kasubag Humas Polres Sumenep ini menuturkan, tepat pada pukul 06.00 WIB, Nurhasanah keluar dan melihat ternyata ada api yang menyala di samping warung milik Arwania, yaitu bangunan tempat penyimpanan barangnya.

“Melihat ada api yang menyala, Nurhasanah kemudian berteriak minta tolong. Dan warga sekitar lokasi kejadian datang untuk membantunya dan membangunkan pemilik warung yang mana pada saat kebakaran, pemilik warung dalam keadaan masih tidur” terangnya.

Selanjutnya warga menghubungi pemadam kebakaran. Pukul 06.25 WIB, pihak pemadam kebakaran dan pihak aparat kepolisian dari Polsek Sumenep Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sumenep Kota, AKP Jawali tiba di lokasi.

“Pihak kepolisian khususnya Polsek Sumenep Kota ikut membantu dan mengevakuasi barang yang terbakar tersebut. Pada Pukul 07.15 WIB, api berhasil di padamkan.” terangnya.

Dikatakan Widi, barang-barang yang ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran tersebut, yaitu satu unit kulkas, sound speaker kecil, jajanan berupa snack makanan ringan dan beberapa jenis minuman. “Ditafsir total kerugian sekitar Rp. 5.000.000,.” jelasnya.

Sementara itu, dari insiden kebakaran dengan kerugian sekitar sebesar Rp5 juta tersebut diduga akibat konsleting listrik. Beruntung dalam kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. (seno/why)

https://gempardata.com/