oleh

Kades Padangdangan Terpilih Resmi Dipolisikan

SUMENEP, Gempardata.com – Perkara hukum yang menyeret Mohammad Maskon, Kades terpilih Desa Padangdangan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur resmi dilaporkan ke Mapolres Sumenep.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/227/XII/2019/JATIM/RES SMP, tanggal 23 Desember 2019, Mohammad Maskon dilaporkan atas dugaan Tindak Pidana Memalsukan Surat-Surat dalam Pemilihan Kepala Desa Padangdangan, periode tahun 2019-2025, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUH Pidana.

https://gempardata.com/

Dikatakan Saiful Anwar SH, MH, Kuasa Hukum dari Muh. Hasin bahwa, Pada hari Kamis 29 Agustus 2019 Dinas Pendidikan (Disdik) mengeluarkan surat pemberitahuan kepada Panitia Pilkades Padangdangan Nomor : 420/1822/435.101.2/2019, yang menyatakan bahwa Ijazah Paket A setara SD milik Mohammad Maskon yang digunakan sebagai Persyaratan Administrasi Seleksi Pemilihan Kepala Desa Padangdangan tidak ada dalam Data Nominasi Pelulusan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) tahun 1998.

“Berdasarkan Surat Pemberitahuan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep diatas, kami melaporkan saudara Mohammad Maskon ke Polres Sumenep atas dugaan tindak pidana pemalsuan Surat-Surat berupa Ijazah Paket A setara SD dengan nomor register Ijazah PA 003303.4, dalam Pemilihan Kepala Desa Padangdangan tahun 2019 yang digelar bulan November kemarin,” ungkapnya kepada awak media saat di Satreskrim Polres Sumenep, Senin (23/12/2019).

Menurut Saiful, Jika mengacu pada persyaratan yang tertera pada keputusan Panitia Pilkades Padangdangan, Mohammad Maskon itu menggunakan Ijazah Paket C setara SMA dalam Pemilihan Kepala Desa Padangdangan.

Sementara aturan mainnya, lanjut Saiful, semua Ijazah Asli dari Ijazah Paket A, Paket B dan Paket C itu kan harus di Legalisir, dan semua Calon Kades harus tahu Ijazah Asli milik masing-masing Calon.

“Tapi, dari hasil peyidikan atau BAP pelapor tadi ditemukan kejanggalan bahwa, pelapor (Muh. Hasin-red) tidak pernah tahu yang namanya Ijazah Asli Paket A setara SD milik terlapor,” ucapnya.

Selain itu, Kasus dugaan Ijazah Palsu milik terlapor, Saiful juga mengatakan, itu faktanya sudah sangat jelas. Bahkan menurut pendapatnya perkara tersebut sudah memenuhi unsur.

Kami berharap kepada Penyidik Polres Sumenep agar secepatnya menindak lanjuti perkara ini, faktanya sudah sangat jelas, dan bagi saya sudah memenuhi unsur.

“Saya sangat mengapresiasi sekali atas pelayanan Polres Sumenep khususnya di jajaran pidum. Sebab, pada intinya kasus ini sudah ditindak lanjuti oleh Penyidik Polres Sumenep,” pungkasnya. (sheno/why)

https://gempardata.com/

Berita Terbaru