Kades Marengan Laok Ucapkan Terimakasih pada Pemkab Sumenep atas Bantuan Motor Sampah

SUMENEP, Gempardata.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PU PRKP) dan Cipta Karya setempat, serahkan kendaraan roda tiga pengangkut sampah sebagai Bantuan Dana Investasi (BDI), di halaman Kantor Bupati Sumenep.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si., bersama Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya, Drs. Bambang Irianto, M.Si.

https://gempardata.com/

“Tujuan bantuan tersebut untuk menciptakan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten Sumenep. Sasaran kita memang terhadap Desa, dalam rangka menangani kawasan Bebas Kumuh di sejumlah Desa.” kata Kedis PUPRKP Bambang Irianto, Senin (18/3/2019) kemarin.

Terkait hal tersebut diatas, Kepala Desa Marengan laok, Kecamatan Kalianget, Dasuki sekaligus penerima bantuan motor roda tiga menyampaikan, terima kasih terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) khususnya dalam program Kotaku yang sudah di berikan ke Desa Marengan Laok. Sebab, menurutnya Desa Marengan Laok ini masuk dalam katagori yang notabennya bisa di katakan sebagai Desa Kumuh.

“Saya tidak malu, namun dengan adanya program Kotaku ini benar benar sangat membantu terhadap Desa terutama masyarakat mendapat akses Kesehatan.” ucapnya, Selasa (19/3/2019).

Selain itu, dari program Kotaku ini sudah banyak hasil yang di rasakan masyarakat, baik melalui infastruktur jalan, drainase, sanitasi dan 2 unit grobak sampah roda tiga yang di berikan Pemkab ke Desa Marengan Laok. Sebab, tidak di pungkiri bahwa sampah menjadi momok, karena masyarakat selama ini belum sadar betul bahwa faktor membuang sampah di sembarang tempat sangat merugikan terhadap kesehatan dan lingkungan.

“Kami sudah bekerja sama dengan BKM dan Kader lingkungan yang ada di Desa agar dapat mendobrak bagaimana masyarakat bisa merubah pola yang semula membuag sampah sembarangan, karena sudah ada tempatnya.” jelasnya.

Pihaknya, berharap dengan bantuan ini setidaknya menggugah masyarakat untuk mengubah pola dan prilaku yang kurang begitu memperhatikan kesehatan menjadi sangat giat dan gigih mengolah sendiri untuk menentaskan masalah persampahan.

“Bersinergi dengan program yang sudah ada di Desa, yang di bantu oleh BKM serta fasilatas yang di berikan pemkab, dengan hal itu akan membawa dampak positif dan mamfaat besar terhadap masyarakat dalam hal penanganan sanitasi dan persampahan.” pungkasnya. (seno/why)

https://gempardata.com/