oleh

Istri Pembunuh Suami di Sumenep Terancam Hukum Seumur Hidup

SUMENEP, Gempardata.com – Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus pembunuhan Mistoyo (40) warga Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Senin (4/03/2019).

Kapolres Sumenep AKBP. Muslimin menyampaikan, setelah menetapkan istri Mistoyo, Insiyah sebagai tersangka, Satreskrim Polres Sumenep menangkap otak dibalik pembunuhan itu, yakni berinisial SW (42) warga Desa Poteran, Kecamatan Talango yang merupakan selingkuhan IS.

https://gempardata.com/

“Anggita kita berhasil menangkap tersangka SW yang diduga sebagai otak dari pelaku pembunuhan terhadap Mistoyo bebrapa waktu lalu. Pelaku tertangkap di Kota Serang, Provinsi Banten,” Katanya.

AKBP Muslimin menambahkan, motif pembunuhan Mistoyo karena perselingkuhan, yakni IS selaku istri korban dengan SW. Sehingga IS tega meracuni suami sahnya itu menggunakan racung ikan.

“Kami sudah dapatkan hasil Labfor, ternyata hasilnya identik dengan sisa racun yang kita temukan di TKP,” terangnya.

Selain itu, Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP. Tego S. Marwoto menambahkan, SW sendiri merupakan orang yang mengirim sangkali (racun ikan) ke IS. Tersangka SW juga yang memberitahu IS cara penggunaan racun itu.

“Jadi SW yang mengirim racun. Dia juga yang memberitahu kalau racun itu harus dicampur dengan minuman suaminya (Mistoyo). Kebetulan saat itu suaminya minta dibuatkan STMJ. Sehingga ada kesempatan bagi si perempuan untuk memasukkan racun ke minuman suaminya,” urainya.

Dua orang tersebut diancam dengan pasal 308 junto pasal 340 tentang Pembununhan Berencana. Insiyah dan SW terancam hukuman 20 penjara tahun atau hukuman penjara seumur hidup.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mistoyo kejang-kejang setelah meminun jamu buatan istrinya sendiri (17/12/2018) lalu. Meskipun sempat dilarikan ke puskesmas setempat, namun nyawa Mistoyo tidak tertolong.

Keluarga korban menduga kematian Mistoyo karena diracun. Kemudian hal itu dilaporkan ke Polres Sumenep. Satreskrim Polres Sumenep bersama tim Labfor Polda Jatim membongkar mayat Mistoyo untuk dilakukan autopsi. Hasil autopsi menunjukkan Mistoyo positif meninggl karena racun. (seno/why)

https://gempardata.com/