Gelar Rapat Tertutup untuk Jalur Gaza, DK PBB Gagal Capai Kesepakatan

NEW YORK, Gempardata.com — Rapat tertutup untuk membahas situasi keamanan di Jalur Gaza yang digelar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) gagal mencapai kesepakatan tentang bagaimana menangani gelombang baru serangan mematikan Israel terhadap wilayah Palestina yang diblokade tersebut.

Sesi darurat 50 menit itu diadakan pada hari Selasa yang diminta oleh Kuwait dan Bolivia setelah Gaza menyaksikan aksi kekerasan terburuk sejak perang tahun 2014.

Akan tetapi sayangnya pertemuan itu berakhir tidak meyakinkan, tanpa pernyataan dari dewan tentang kekerasan, yang pecah ketika militer Israel melancarkan serangan komando terhadap Gaza pada akhir pekan dan menewaskan tujuh anggota gerakan perlawanan Palestina Hamas seperti dilansir dari laman ArrahmahNews.com Kamis, (15/11/2018).

Operasi itu diikuti oleh gelombang serangan udara mematikan terhadap daerah pemukiman di seluruh Jalur Gaza.

Tindakan agresi Israel, bagaimanapun, menarik reaksi marah dari Hamas, yang menjalankan pemerintahan di Gaza, dan faksi perlawanan Palestina lainnya, yang menembakkan rentetan roket ke bagian selatan wilayah yang diduduki.

Dalam insiden itu, sedikitnya tujuh warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel dan lebih dari 30 lainnya terluka. Dua orang Israel juga tewas di Ashkelon, sementara sekitar 20 lainnya menderita luka-luka dalam serangan balik dari Gaza.

Kelompok-kelompok perlawanan yang berbasis di Gaza pada hari selasa telah setuju dengan gencatan senjata yang ditengahi Mesir dengan Israel.

Berbicara setelah pertemuan Dewan Keamanan, Duta Besar Kuwait Mansour al-Otaibi mengatakan kepada wartawan bahwa “Kami tidak dapat menemukan solusi untuk situasi di Gaza, karena perbedaan pendapat diantara 15 anggota dewan” kata Mansour.

Mayoritas Negara anggota DK PBB mengatakan bahwa badan itu “harus melakukan sesuatu,” dengan beberapa menyarankan kunjungan ke wilayah tersebut, tetapi tidak ada keputusan yang diambil. (GD/ARN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here