Harlah PMII di Kampus STAIM Mengangkat Tema ” Merumuskan Arah Kaderisasi PMII STAIM”

SUMENEP, Gempardata.com – Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Tarate, Pandian, Sumenep, menggelar Harlah PMII, bertempat di Aula STAIM Tarate Sumenep, Jawa Timur. Minggu, (29/9/2019).

Pelaksanaan Harlah mengangkat tema “Merumuskan Arah Kaderisasi PMII STAIM” merupakan agenda pertama yang diikuti oleh puluhan kader PMII STAIM dan di lanjutkan dengan pemotongan tumpeng.

https://gempardata.com/

Harlah yang di mulai sejak pukul 15.30 wib tersebut dihadiri oleh Ketua IKA PMII Sumenep, PKC Jawa Timur, KOPRI PKC Jawa timur, Ketua PC PMII Sumenep, Ketua STAIM Sumenep, dan semua Komisariat PMII Sumenep serta anggota dan kader PMII Sumenep.

Ketua Komisariat PMII STAIM Tarate, Wardianto mengatakan bahwa, penyelenggaraan Harlah ini merupakan bentuk rasa syukur anggota PMII STAIM dan baru pertama kali dilakukan di STAIM Tarate Sumenep.

“Alhamdulillah, dalam kesempatan ini sejumlah alumni serta lainnya bisa hadir dan memotivasi kita. Pada kesempatan Harlah ini adalah momentum kita untuk terus memperbaiki apa yang menjadi kekurangan kita semua.” ucapnya.

Menurut Wardi, PMII STAIM Tarate sudah tumbuh besar dan gerakannya pun tak lagi di ragukan, dengan tak henti-hentinya perekrutan yang di lakukan, ini menandakan bahwa PMII semakin diperhitungkan khususnya di Kabupaten Sumenep.

Ruang gerak di PMII sangatlah strategis, melihat belum banyaknya tanggungan yang harus di fikirkan, dan lebih mudah dalam berproses lantaran kader-kader masih berstatus mahasiswa.

“Maka dari itu bersungguh dalam berproses di PMII itu penting, karna perputaran waktu di PMII sangatlah singkat ketika kita tak mampu memanfaatkannya dengan baik, maka sia-sialah proses yang kita lakukan.” kata Wardi sapaan akrabnya.

Sudah saatnya, lanjut Wardi, mahasiswa memiliki kemampuan dalam segala hal, terutama yang berkaitan dengan perkembangan zaman. Dengan begitu, kualitas mahasiswa, apalagi kader PMII STAIM Tarate bisa dibuktikan di masyarakat.

“Kita tahu sendiri bahwa proses itu tidak akan menghianati hasil. Artinya, semua akan menemukan jalannya masing-masing sesuai dengan proses yang dilalui sebelumnya.” jelasnya Wardi, dalam sambutannya.

Berkaitan dengan organisasi, kata Wardi, tentu saja kita akan terus berjalan sebagaimana aturannya, serta akan selalu menjadi mitra kritis pemerintah, dan bersinergi dengan OKP lain yang ada di Kabupaten Sumenep.

Kaderisasi menjadi hal penting, sehingga terobosan dan keberanian diri semakin berkembang mengikuti era zaman yang berjalan serba cepat.

“Agresivitas organsai harus terus dilakukan. Kader tidak hanya jago di lapangan, tetapi harus diiringi mutu kualitas dan kematangan intektual.” jelasnya.

Wardi menambahkan, tidak sembarang kader yang mampu bisa melakukannya, hanya bagi mereka yang benar-benar ber PMII dan belajar di dalam nya. Makanya masuklah ke PMII secara kaffah hingga kalian mendapatkan hasilnya dan kalian menikmati hasil tersebut dengan puas.

“Tidak hanya sekedar masuk organisasi dan menikmati di dalamnya melainkan harus sama-sama ikut berpartisipasi dalam membesarkan PMII yang ada di kabupaten Sumenep pada umumnya.” tutupnya. (seno/why)

https://gempardata.com/