oleh

Harkop ke 75, Ketum Dekopin Pusat Berikan Penganugerahan dan Penghargaan, Ini Tujuannya

Gempardata.com-Kediri,- Dekopinwil Jatim Bersama Dinas Koperasi dan UKM Jatim melangsungkan Gebyar Hari Koperasi Ke 75, yang bertempat di SLG Convention Hall Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri , Kamis, (21/07/22).

Di acara puncak Gebyar Hari koperasi ke 75-, didukung oleh Pemerintah daerah Kabupaten Kediri yang dihadiri 1000 orang gerakan koperasi seluruh Jawa Timur.

https://gempardata.com/

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Dekopin DR. Sri Untari Bisowarno, Ketau DPRD Provinsi Jatim Kusnadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim DR. Andromeda Qomariah yang hadir mewakili Gubernur Jatim, Bupati Kediri dan Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi.

Rangkaian acara, memperingati Hari Koperasi ke 75. Sehari sebelumnya, telah dilaksanakan Sarasehan dan Temu Bisnis yang dilaksanakan di Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten Kediri. Dan diawali dengan penyerahan santunan anak yatim sebanyak 10 orang yang diberikan secara langsung oleh Ketua Umum Dekopin, yang didampingi Ketua Pelaksana dan Ketua Dekopinwil Jatim dan dilanjutkan dengan penganugerahan pada Kepala Daerah yang peduli terhadap Koperasi.

Selanjutnya, dilakukan Penganugerahan dan penghargaan Koperasi Wanita terbaik dan Penganugerahan Bagi Dekopinda terbaik di Jatim dan dilanjutkan dengan pertunjukan Fashion Show Batik khas Kediri yang di peragakan oleh 10 orang modeling.

Ahmad Zabadi (Deputi Perkoperasian) Menyampaikan, 17.8 persen yang aktif di Jawa timur, Pemerintah Daerah atau Provinsi perlu mendorong pengembangan koperasi melalui partisipasi masyarakat dalam berkoperasi. Partisipasi masyarakat dalam berkoperasi masih berada dibawah rata-rata penduduk dunia. Ini merupakan tantangan bagi bangsa indonesia, tuturnya.

“Melalui UU Cipta kerja, pihaknya akan terus mengemmbangkan iklim kondusif dalam mendorong koperasi menjadi kekuatan bisnis yg kompetitif dengan berbagai insentif sebagai bentuk konkret terlaksananya revolusi mental”.

Bersambung, Kami sedang melakukan Gerakan Ayo Berkoperasi dimana target dan sasarannya adalah generasi millenial. Intinya, bahwa 14 persen pengadaan jasa dipenuhi oleh koperasi.
Dari hal itu, Dukungan regulasi yang lain adalah revisi UU No. 25 tahun 1992. Pihaknya berharap semoga tahun ini sudah dapat dibahas bersama DPR agar segera disahkan.

Sri Untari Ketua Dekopin Pusat Menyampaikan, pihaknya mengapresiasi langkah kemenkop RI yang berupaya memberikan fasilitasi terhadap koperasi, juga apresiasi terhadap panitia pada Gebyar Acara Puncak Hari Koperasi Ke-75..

” Optimis melalui fasilitasi pemerintah berupa keterlibatan koperasi dalam pemenuhan pengadaan barang dan jasa oleh koperasi akan meningkatkan dan membangkitkan koperasi yangmana Kabupaten Kediri memiliki sejarah panjang yang mencatatkan sejarah lahirnya kerjaraan Kediri dan Majapahit. Oleh karena itu pihaknya berharap di awali dari bumi Kediri, Koperasi akan bangkit dan maju, imbuhnya.

Sri Untari mengatakan, polemik yang berkelanjutan di negara Eropa, Rusia dan Ukraina, ini berdampak pada melemahnya nilai tukar rupiah, pasar modal mau jebol, impor gandum terkendala, pendapatan ekspor menurun, pendapatan yang bersifat proses menurun karena kita mengalami kesulitan untuk mengirimkan barang ke Rusia karena pada saat ini Rusia di blokade oleh negara eropa dan Nato, Katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar koperasi mampu semakin produktif dan mampu berfikir out of the Box, salah satunya adalah dengan meningkatkan kerjasama antar koperasi. Misalnya, koperasi Simpan pinjam bekerjasama dengan koperasi produksi dan lain sebagainya.

Dengan demikian, Sri Untari menilai bahwa kerjasama antar koperasi akan menjadi solusi terhadap sistem marketing produksi yang terkadang mengalami stagnasi dan meminimalisir proses administrasi yang terlalu ribet dan panjang. Intinya dalam kerjasama antar koperasi adalah mempertemukan semua kepentingan dan menurun ego masing-masing koperasi, dalam sambutannya.

GemparData.com saat menghimpun data, Kusnadi (Ketua DPRD Jatim) juga menyampaikan, Koperasi merupakan sistem ekonomi yang lahir dari sebuah kesepakatan dari para founding fathers . Bukan lahir secara tiba-tiba, toh faktanya memang hanya koperasi yang mampu bertahan ditengah meningkatnya inflasi akibat terjadinya resesi dunia baik karena Covid-19 maupun akibat perang Ukraina dengan Rusia. Saya berharap koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi Indonesia pada Umumnya dan Jawa Timur pada khususnya. Selamat hari koperasi Ke-75 semoga koperasi semakin kuat, tutup ketua DPRD (red/Read-One)

https://gempardata.com/