oleh

Gelar Diklat Musabaqah Tilawatil Qur’an, Begini Pesan Bupati Sumenep

SUMENEP, Gempardata.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) menggelar Diklat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) demi meningkatkan dan membudayakan pendidikan Al-Qur’an. Serta mendorong kemampuan masyarakat dalam membaca, menghayati, dan mengamalkan Al-Qur’an serta menyiapkan generasi qur’ani yang berkualitas. Senin, (29/07/2019).

Kegiatan tersebut bertempat di Hotel C1 Jl. Sultan Abdurrahman, Perum Bumi Sumekar Asri Sumenep dan diikuti oleh 60 orang yaitu, alumni Diklat MTQ tahun 2018 sebanyak 53 orang, dan 7 orang calon peserta potensial yang belum terjaring dalam seleksi di Kabupaten Sumenep dengan rincian 28 orang peserta laki-laki dan 32 orang peserta perempuan.

https://gempardata.com/

Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si menyampaikan bahwa, sebagai generasi Qur’ani tentu berat dan banyak godaan-godaannya sebagaimana huruf (qof) dalam tulisan Qur’an, karena sifatnya qof (qalqalah) itu adalah goncangan-goncangan.

“Maka siapapun yang ingin menjadi ahlul qur’an harus siap dengan goncangan-goncangan dalam kehidupannya, selain itu juga harus senantiasa membiasakan membaca dan menghafal Al-qur’an karena dengan kebiasaan itu akan menjadikan orang yang kuat dan ahirnya mendatangkan keringanan dalam hidupnya.” kata Bupati Sumenep dalam sambutannya.

Kendati demikian, pihaknya berharap para peserta Diklat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ini dapat menularkan ilmu yang didapat kepada lingkungannya masing-masing setelah mengikuti Diklat.

“Semoga para peserta Diklat dapat menjadi pelopor qur’ani ditengah-tengah masyarakat yakni menjadi ustadz ustadzah agar ikut serta membangun daerah melalui sosial keagamaan.” harapnya.

Selain itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamiluddin juga mengatakan, di sisi lain Diklat itu juga untuk menjaring peserta terbaik sebagai kafilah Kabupaten Sumenep, mengikuti kegiatan MTQ Provinsi Jawa Timur tahun 2019.

“Dari 60 orang peserta Diklat tahun ini akan disaring sebanyak 40 orang peserta terbaik sebagai kafilah Kabupaten Sumenep di MTQ Jawa Timur pada 25 Oktober sampai 02 November 2019 di Tuban.” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan Diklat tersebut akan berlangsung selama 6 hari efektif sejak 29 Juli sampai 03 Agustus 2019 dan para peserta selama mengikuti Diklat Musabaqah Tilawatil Qur’an diasramakan.

Pihaknya menambahkan, kurikulum yang diterapkan pada Diklat tahun ini menyesuaikan dengan bahan materi yang akan dipergunakan dalam MTQ Jawa Timur yaitu Cabang Tilawatil Qur’an, Cabang Hifzhul Qur’an, Cabang Tafsir Al-qur’an, Cabang Khath Al-qur’an, Cabang Musabaqah Syarhil Qur’an, dan Cabang Musabaqah Fahmil Qur’an, serta Cabang Musabaqah Makalah Ilmiah Al-qur’an.

“Kami berharap kafilah itu bisa mengharumkan Kabupaten Sumenep di MTQ Provinsi Jawa Timur 2019, seperti pelaksanaan MTQ sebelumnya sebagai Juara 1 pada Cabang Hifdzil Qur’an 30 juz, Juara 2 untuk 20 juz, dan Juara 2 pada Cabang MMIQ.” imbuhnya. (seno/why)

https://gempardata.com/