oleh

Di Hadapan Awak Media, Kapolres Sumenep Ungkap Tiga Kasus Pelaku Tindak Kriminal

SUMENEP, Gempardata.com – Polres Sumenep gelar Konferensi Pers dari berbagai kasus tindak pidana yang berhasil diungkap sejak penyelidikan beberapa bulan terkhir bertempat di halaman Mapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (13/1/2020).

Konferensi kali ini dilakukan sekitar pukul 13.00 Wib, di pimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP. Deddy Supriadi, S.I.K., yang didampingi Kasat Narkoba, AKP. Jaiman, dan AKP. Widiarti, Kasubag Humas Polres Sumnep.

https://gempardata.com/

Dalam konferensinya, Kapolres Sumenep menghadirkan 7 orang tersangka hasil dari penangkapan yang terdiri dari 3 (tiga) kasus tindak pidana yakni, pertama kasus pelemparan bondet, kedua, kasus penganiayaan, dan ketiga adalah kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Hal itu, terbukti dibacakan oleh Kapolres Sumenep, AKBP. Deddy Supriadi, S.I.K., mengungkapkan motif ketiga kasus tindak pidana mulai dari kasus pelemparan bondet, dengan motif masalah asmara. Yang mana pelemparan bondet tersebut dilakukan oleh tiga orang sesuai perannya.

Ketiga pelaku, menurut Deddy, salah satunya ada yang berperan sebagai pembuat dan eksekutor. Namun, beruntung dalam pelaksanaannya tidak sampai menyebabkan ada korban jiwa.

“Dari peristiwa tersebut, para tersangka bondet di kenakan Pasal 187 ayat 1 KUHP dan Pasal 1 ayat 1 UU Nomor 12 Tahun 1951 UU Darurat dengan ancaman kurungan 15 Tahun penjara,” ungkap Deddy, dalam press releasenya.

Selain itu, Kapolres Sumenep juga telah berhasil, lanjut Deddy, mengungkap kasus jual beli barang terlarang narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh dua warga di lokasi yang berbeda yakni, warga Nung Malang, Desa Aeng Panas, dan warga Desa Bluto yang berhasil diciduk di Kota Sumenep.

“Kami dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah komitmen perangi dan mengusut tuntas maraknya Narkotika jenis sabu yang berada di wilayah Kabupaten Sumenep ini,” tegas Deddy di hadapan pewarta.

Sementara itu, dari dua kasus di atas, Deddy juga mengatakan bahwa, pihaknya juga telah berhasil mengungkap dan mengamankan kasus tindak pidana penganiyaan yang terjadi Desa Legung, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep.

“Terimakasih saya sampaikan pada semua pihak Kepolisian maupun dari unsur Masyarakat atas kerjasama dan kerja kerasnya guna membantu mengungkap tindak kriminal yang terjadi di Sumenep ini,” tukasnya. (sheno/why)

https://gempardata.com/

Berita Terbaru