oleh

Datangi Polres Sumenep, Karsa Sampaikan Masih Banyak Tambang Galian C Ilegal Beraktifitas

SUMENEP, Gempardata.com – Kesatuan Aspirasi Rakyat Sumenep Sejahtera (Karsa) mendatangi Polres Sumenep untuk menggelar audiensi terkait masih beroperasinya tambang galian C ilegal, Kamis (20/1/2022).

Kordinator audiensi dari Karsa, Gufron mengatakan, pihaknya mendatangi Polres Sumenep untuk menyampaiakan apa yang menjadi temuan mereka di lapangan terkait masih banyak nya tambang galian C ilegal yang beraktivitas.

https://gempardata.com/

“Kami lakukan ini atas temuan di lapangan, bahwa masih banyak aktivitas galian C ilegal yg beroperasi di daerah hukum Sumenep, kami sangat menyayangkan aktivitas penambangan ilegal ini terus merajalela di Kabupaten Sumenep” kata Gufron pada awak media.

Karena menurut Gufron, banyak pihak yang dirugikan, khususnya masyarakat sekitar di lingkungan pertambangan tersebut. Dan maraknya galian C ilegal di Kabupaten Sumenep menurut kami karna dipicu oleh lemahnya pengawasan dari pihak penegak hukum, yakni Polres Sumenep” tandasnya.

Gufron menegaskan, berdasarkan pantauan nya bersama teman-temannya ada beberapa titik galian C ilegal di Kabupaten Sumenep yang saat ini masih beroperasi, di antaranya, Kecamatan Ganding, Lenteng, Batuan, dan Gapura.

“Kami sudah melakukan pemantauan tidak hanya disatu titik saja, dan semuanya masih dengan santai dan aman melakukan aktivitas galian C ilegal, nah ketika seperti ini, apakah pihak kepolisian masih juga harus tetap membiarkannya” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, melalui Kasat Reskrim AKP Fared Yusuf, S.H menyampaikan, bahwa sangat mengapresiasi kedatangan Kesatuan Aspirasi Rakyat Sumenep Sejahteta (Karsa) mendatangi Polres Sumenep untuk Audiensi.

“Kami sangat apresiatif dengan kedatangan rekan-rekan dari KARSA ini, kami merasa sangat terbantu atas informasi temuan-temuan di bawah tentang aktivitas galian C ilegal di Kabupaten Sumenep” katanya.

Atas informasi ini, lanjut Kasat Reskrim Polres Sumenep pihaknya mulai hari ini akan langsung mngintruksikan ke semua Kapolsek untuk melakukan monitoring langsung ke lokasi, khususnya di daerah Kecamatan yanh ada aktifitas galian C ilegal seperti yg disampaikan KARSA.

“Kami akan instruksikan kepada Kapolsek untuk memberikan imbauan kepada pihak penambang dan pihak-pihak terkait agar penambangan tersebut dihentikan” ucapnya.

Pohaknya menambahkan, jika Kapolres ingin melakukan penutupan langsung, harus bekerjasama dengan pihak Pemkab Sumenep, karna harus melalui tahapan-tahapan, dan yang berwenang melakukan penutupan adalah Pemkab Sumenep.

“Yang berwenang menutup tambang galian C ilegal ini kan haknya Pemkab Sumenep, jadi Polres dalam hal ini tinggal nunggu kerjasama pihak terkait saja” tukasnya.

https://gempardata.com/