oleh

Dana Aspirasi DPRD Sampang Diduga Disalahgunakan

SAMPANG, GemparData.Com – Desa Pangongsean Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang menjadi daerah pemilih yang mendapat Dana Aspirasi bersumber dari DPRD Kabupaten Sampang, guna membangun plengsengan yang memperkerjakan kontraktor berjuluk “Juhari”.

Tak ayal, mega proyek yang digadang-gadang menjadi ajang korupsi menunjukkan kebenarannya. Proyek plengsengan di Desa Pangongsean, menjadikan nama “Juhari” salah satu orang yang harus bertanggung jawab atas dugaan penyelewengan peruntukan dana aspirasi tersebut

https://gempardata.com/

Tentu dana aspirasi yang diberikan kepada desa sudah ada mekanisme dan peruntukannya, diusulkan warga melalui musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrengbandes), maupun serap aspirasi dari anggota DPRD.

Dugaan penyelewengan berdasarkan fakta bahwa plengsengan tersebut dibangun mengelilingi rumah kontraktor “Juhari”, jelas tidak sesuai dengan rencana pembangunan daerah terpilih.

Berdasarkan keterangan warga setempat inisial SD, AD, SM, mereka mengatakan sudah berupaya melakukan langkah dengan cara menyampaiakan aspirasi untuk hal tersebut melalui Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kami sudah melakukan upaya penyampaian asprirasi kepada pihak berwajib, diantaranya kejari sampang untuk menindak tegas pelaku proyek di desa pangongsean, akan tetapi tidak membuahkan hasil” katanya, Minggu (7/3/2021).

Alih-alih diduga kuat, pengelolaan dana hibah tersebut dianggap fatal. Ditengarai banyak kegiatan dan proyek gagal pengerjaannya, kelompok masyarakat (pokmas) penerima dana hibah tersebut juga tidak jelas alamatnya.

Masyarakat menilai dengan fakta yang seperti ini, diduga kontraktor tersebut mengambil keuntungan dan kesempatan yang sebesar-besarnya dalam proyek ini.

“Jika semua pengemban proyek seperti ini, hendak dijadikan apa desa kami ini, negeri kami ini.” egas inisial (SD)

“Ini pekerjaan tidak beres, karena dalam juklak dan juknis pengelolaan dana itu, pokmas penerima dana tersebut harus ada memberikan asas kemanfaatan bagi masyarakat umum. bukan malah dibangun mengelilingi rumah pribadi.” tutupnya

Penulis: SD-AB | Editor: Wahyu

https://gempardata.com/

Komentar

Berita Terbaru