oleh

Bupati Achmad Fauzi Kembalikan Keraton Sumenep Seperti Tempo Dulu

SUMENEP, GemparData.Com – Saat ditemui di rumahnya Bupati Sumenep menyampaikan, Keraton Sumenep wajib kita lestarikan dan dirawat bersama, demi menghidupkan kembali nuansa Keraton Sumenep seperti tempo dulu. Mulai dari fungsi labeng mesem sebagai pintu masuk keraton dan rumah dinas bupati, hingga seluruh pegawai di lingkungan keraton harus berpakaian adat.

Dia menilai, selama ini Keraton Sumenep kehilangan fungsinya sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat kebudayaan Sumenep. Selain itu rumah dinas bupati di belakang, dan keraton itu di depan. “Ini kita kembalikan seperti tempo dulu,” kata Ahmad Fauzi, Sabtu (6/3/2021)

https://gempardata.com/

Lanjut Fauzi, kebijakan ini ia ambil sebagai masukan dari bergai pihak. Atas dasar untuk mempertahankan dan melestarikan kultur keraton.

“Karena Ini bukan hanya keinginan bupati semata melainkan berdasarkan masukan-masukan dari berbagai pihak. Bagaimana kultur keraton ini kembali seperti semula dan benar-benar dijaga kelestariannya,” jelasnya.

Menurutnya, mengembalikan nuansa Keraton Sumenep merupakan wujud menjaga kebudayaan serta bentuk penghormatan khususnya kepada para raja Sumenep di masa lalu bersama keluarga dan keturunannya.

“Kita ingin keraton ini berkesan bagi pengunjung, jadi dengan ketentuan ini maka pengunjung yang datang dapat terkesan. Benar-benar ada dan hidup kembali dengan nuansa keraton sebagaimana kereton tempo dulu,” ucap Fauzi.

Untuk diketahui, Keraton Sumenep yang merupakan simbol bagi Kabupaten Sumenep sekaligus pusat kebudayaan, masih berdiri kokoh hingga sekarang dengan usia yang sudah ratusan tahun. Bahkan keraton ini menjadi satu-satunya komplek kerajaan yang masih bertahan di wilayah jawa timur Madura.

Penulis: Ardy | Editor: Wahyu

https://gempardata.com/

Berita Terbaru