Ayam Berkeliaran di Rumah Tetangga kena Denda 10 Juta, RUU KUHP Menjadi Polemik di Kalangan Masyarakat

PAMEKASAN, Gempardata.com — Di kalangan masyarakat, tentang RUU KUHP menjadi perbincangan hangat saat ini, karena bisa merusak tatanan sosial serta kerukunan bertetangga apabila pasal tersebut di terapkan.

Kontroversi yang mewarnai sejumlah pasal aneh dalam rancangan undang – undang hukum pidana kini di tanggapi beragam bahkan ada yang beranggapan tak masuk di akal.

https://gempardata.com/

Seperti yang di ungkapkan Faris warga Blumbungan salah satu pasal aneh dan akan merusak tatanan kekerabatan sosial adalah pasal hewan ternak, apalagi di daerah pedesaan yang tingkat sosialnya tinggi, ditakutkan akan memicu perpecahan antar tetangga.

 

“Di pasal 278 RUU KUHP misalnya menyebutkan: setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi atau tanaman milik orang lain, jika tetangga keberatan atas pasal itu, dan pengadilan bisa membuktikanya, tetangga terlapor bisa di hukum dan denda Rp 10 juta,” terangnya Kamis, (26/09/2019).

“Padahal setiap orang, khususnya pedesaan sudah hal biasa memelihara hewan, misal ayam kalau di pedesaan mas, hewan biasa berkeliaran kerumah – rumah tetangga sekitar, masak hal seperti itu dipidanakan, kan aneh gitu,” tambahnya.

Hal yang sama diungkapkan Sahuddin, masyarakat ? berharap pada pemerintah supaya hal tersebut jadi pertimbangan, sebelum di sahkan oleh pemerintah pusat.

“Mungkin dengan ini bisa menjadi tolak ukur serta acuan kepada pemerintah dengan melihat aspek kalangan bawah sebelum revisi RUU KUHP disahkan,” pungkas. (Rhmn/Sgk/why).

https://gempardata.com/